Silaturahmi dan Kemitraan,Kunci Kamtibmas Aman dan Kondusif di Sulawesi Tenggara

SULTRA PERDETIK, –¬†Abdul Rahim, juga dikenal sebagai Rahim, adalah mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo untuk periode 2010-2011. Dia telah menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Sulawesi Tenggara.

Dalam sebuah diskusi ringan yang diadakan pada tanggal 5 September di salah satu warung kopi di Kota Kendari, yang diinisiasi oleh Polda Sultra melalui Subdit IV Dit Intelkam dan dikoordinir oleh Kasubdit IV Ditintelkam Polda Sultra, AKBP Selphanus Eko. WN, A.Md.Par., S.M., Rahim menyampaikan pandangannya. Dia mengungkapkan bahwa upaya pesan Kamtibmas ini bertujuan menciptakan situasi aman dan kondusif di Kota Kendari dan seluruh wilayah Sulawesi Tenggara. Rahim juga mengingatkan pentingnya waspada terhadap provokasi yang mungkin dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, terutama menghadapi tahun politik. Dia berharap agar masyarakat dapat terus merajut silaturahmi dan saling menghargai satu sama lain.

Bacaan Lainnya

Dalam wawancara dengan wartawan di tempat yang sama, Kasubdit IV Ditintelkam Polda Sultra, AKBP Selphanus Eko. WN, A.Md.Par., S.M., mengapresiasi komitmen tinggi Abdul Rahim terhadap situasi keamanan dan ketertiban di masyarakat, khususnya di kalangan aktivis kampus di Kota Kendari. Kasubdit IV Ditintelkam Polda Sultra menekankan pentingnya menjaga silaturahmi di antara warga masyarakat, terutama para aktivis kampus, sebagai wujud pengamalan nilai-nilai Pancasila. Hal ini diharapkan dapat menciptakan kondisi Kamtibmas yang kondusif.

Rahim juga menyampaikan harapannya bahwa masyarakat Sulawesi Tenggara dapat bersatu untuk mensukseskan Pemilu 2024 dan menjauhi tindakan yang dapat merusak demokrasi, seperti provokasi dan penyebaran berita bohong. Dia mengajak semua warga untuk bekerja sama dengan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban, mengingat bahwa ini adalah kewajiban bersama sebagai warga negara Indonesia.

AKBP Selphanus Eko. WN, A.Md.Par., S.M., menyoroti pentingnya pendekatan yang dilakukan oleh aparat kepolisian kepada kelompok masyarakat dan potensi yang ada dalam menyampaikan pesan Kamtibmas serta menjalin kemitraan. Ini dianggap sebagai kewajiban pihak kepolisian untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap Institusi Polri dan menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Sulawesi Tenggara. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *